Ustaz Jouban: Banyak Orang AS Masuk Islam Terinspirasi Ukhuwah Muslimin

2

Cileungsi, Kabupaten Bogor, -Ustaz Muhammad Jouban Lc, MA, ulama dan cendikiawan dari Washington mengatakan, banyak orang di Amerika Serikat (AS) masuk Islam karena terinspirasi ukhuwah atau persaudaraan antar kaum Muslimin yang sangat mengagumkan.

“Banyak kisah-kisah orang Amerika yang masuk Islam yang justeru karena melihat ukhuwah Islamiyyah Muslimin di Amerika,” ujar Ustaz Jouban dalam Tabligh Akbar Jama’ah Muslimin (Hizbullah) di Masjid Al-Taqwa, Ponpes Al Fatah Cileungsi, Kabupaten Bogor, Ahad (20/3) secara virtual.

Ustaz Jouban menceritakan kisah seorang Ibu di AS yang masuk Islam karena perlakuan dan akhlak yang mulia dari anaknya saat ia sakit.

Padahal waktu itu sang Ibu belum masuk Islamnya, namun anaknya, Smith atau Muhammad Abdullah yang juga belum lama masuk Islam itu merawatnya dengan baik.

Muhammad Abdullah paham, Islam memerintahkan pemeluknya untuk bergaul atau memperlakukan orang tua dengan baik, meski orang tua tersebut non Muslim.

Selain itu, sang Ibu juga melihat perubahan akhlak yang sangat drastis semenjak Muhammad Abdullah memeluk Islam. Karena hal tersebutlah, sang Ibu akhirnya memeluk agama Islam.

Jadi menurut Ustaz Jouban, dakwah Islam jangan hanya melalui ceramah atau pidato, namun juga dengan menunjukkan ukhuwah dan akhlak Muslim yang mulai sesuai dengan Al-Quran dan As-sunah.

Ustaz Muhammad Jouban merupakan narasumber luar negeri yang dihadirkan di rangkain Tabligh Akbar Jama’ah Muslimin (Hizbullah) 1443 H.

Tabligh Akbar yang digelar secara hybird tersebut menghadirkan pembicara dari dalam dan luar negeri, termasuk ulama dan cendikiawan muslim dari lima benua.

Tabligh Akbar yang digelar pada Sabtu (19/3) dan Ahad (20/3) merupakan bagian dari acara rutin Jama’ah Muslimin (Hizbullah) 1443 H/2022 M yang digelar pada 13-17 Sya’ban 1443H/16-20 Maret 2022 M mengambil tema besar “Memperkuat Ukhuwah dan Ekonomi Umat Menuju Pembebasan Al-Aqsa Melalui Momentum Ramadhan”.

Tablig Akbar merupakan kegiatan tahunan yang digelar setiap tahunnya oleh wadah kesatuan umat Islam Jama’ah Muslimin (Hizbullah). Kegiatan ini digelar sebagai sarana dakwah, menuntut ilmu, wadah forum silaturahim, menjalin ukhuwah dengan para Ikhwan/Akhwat di seluruh daerah di Indonesia, serta menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. (L/RE1/P2)

Sumber: Mi’raj News Agency (MINA)