Ustaz Munzir Situmorang: Umat Islam Harus Bersatu

Bogor – Mubaligh Nasional dan Kristolog Ustaz Munzir Situmorang menjelaskan, muslimin harus bersatu untuk memperoleh kekuatan dan kemenangan.

“Hal ini sebagaimana Allah perintahkan dalam QS. Ali Imran : 103, ‘Berpegang teguhlah kalian dengan tali Allah (Al Qur’an) dan jangan berpecah belah’.” Demikian beliau sampaikan saat kunjungan shilaturahmi ke Ponpes Al-Fatah, Cileungsi Bogor, Sabtu (27/2).

Ustaz asal Sumatra itu mengatakan, jika umat Islam sudah mementingkan kelompoknya, saling membanggakan dan melecehkan yang lain, hal itu dapat menghancurkan ukhuwah Islamiyah.

“Kenapa membanggakan kelompok, karena membanggakan kelompok-kelompok atau berpartai-partai (politik) tidak dapat mempersatukan umat Islam, justru berpeluang menguatkan Ashabiyah (fanatisme golongan yang membabi buta terhadap kabilah, suku kelompok, maupun bangsa),” kata Ustaz Munzir.

Ia menyampaikan, ketika dirinya diajak teman-temannya untuk masuk ke politik aktif, beliau menolak, menurutnya berpolitik berpeluang menjadi pintu masuk mengacak-mengacak syariah Islam.

Ia menegaskan, umat Islam bersatu tidak dengan politik, mereka dapat bersatu karena jika sudah ada khilafah, Imam yang di taati oleh seluruh umat Islam di dunia, dan hari ini belum ada.

Selama belum ada kekhilafahan, jelas Ustaz Munzir, maka umat Islam yang begitu banyak tidak akan dapat memiliki kekuatan dan mengantarkan Islam pada kejayaan sebagaimana masa lalu.

Hal ini diamini oleh Ustaz Wahyudi KS selaku Amir Ta’lim dan Tadrib Pusat (MTTP), Jama’ah Muslimin (Hizbullah). Ia menyampaikan sistem itulah yang sedang kami perjuangkan sejak tahun 1953. Sejak dibai’atnya Wali Al-Fattaah sampai saat ini dengan Imamnya KH. Yakhsyallah Mansur.

“Secara bertahap kami di Jama’ah membangun system keimamahan, menyatukan umat Islam di seluruh dunia untuk mengembalikan kejayaan muslimin seperti sedia kala, sebagaimana para Khulafaur Rasyidin memimpin umat dalam mengibadahi Allah Subhanahu Wa Ta’ala.” (NA)

Komentar ditutup.