Nasihat Awal Ramadhan

20

Oleh: Imaam Yakhsyallah Mansur

Alhamdulillah, sebagai wujud rasa syukur kepada Allah atas anugerah-Nya kepada ummat Islam dan dunia dengan kedatangan bulan suci Ramadhan 1443 Hijriah, Jama’ah Muslimin (Hizbullah) menyampaikan nasihat sebagai berikut:

  1. Hendaknya kaum muslimin bergembira penuh rasa syukur dalam menyambut datangnya Ramadhan sebagaimana yang dilakukan oleh Rasulullah ﷺ. Disebutkan dalam sebuah hadits, beliau bersabda:

قَدْ جَاءَكُمْ شَهْرُ رَمَضَانَ شَهْرٌ مُبَارَكٌ. كَتَبَ اللهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ، فِيْهِ تُفْتَحُ أَبْوَابُ الْجِنَانِ وَتُغْلَقُ أَبْوَابُ الْجَحِيْمِ. وَتُغَلُّ فِيْهِ الشَّيَاطِيْنُ فِيْهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ. مَنْ حُرِمَ خَيْرُهَا فَقَدْ حُرِمَ (رواه أحمد والنسائى والبيهقى عن أبى هريرة)

“Sesungguhnya telah datang kepadamu bulan Ramadhan bulan yang penuh berkat. Allah telah memfardhukan atas kamu berpuasa di dalamnya. Dibuka di dalamnya segala pintu surga, dikunci di dalamnya segala pintu neraka dan dibelenggukan di dalamnya segala syaithan. Di dalamnya ada suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Barangsiapa tiada diberikan kebajikan malam itu, maka sungguh tidak diberikan kebajikan kepadanya.” (H.R. Ahmad, An-Nasa’i, dan Al-Baihaqi dari Abu Hurairah)

  1. Memanfaatkan bulan Ramadhan dengan memaksimalkan amaliyah terbaik sesuai sunnah Rasulullah ﷺ baik di waktu siang sampai pun malam di antaranya berinteraksi dengan Al-Qur’an, shalat Tahajjud, meningkatkan kedermawanan, beriktikaf di masjid dan mengejar Lailatul Qodr.
  2. Hendaknya umat Islam menghayati makna Ramadhan sebagai bulan kebersamaan dengan meningkatkan ukhuwah, persatuan, menghilangkan permusuhan, menghentikan hujatan dan saling salah menyalahkan tanpa alasan yang benar.
  3. Bulan Ramadhan adalah bulan terkabulnya doa. Untuk itu kaum muslimin hendaknya banyak berdoa antara lain mendoakan saudara-saudara muslimin yang masih menderita seperti di Yaman, Palestina, Kashmir, Myanmar dan tempat lain. Juga mendoakan agar bangsa Indonesia terpelihara dalam kerukunan.
  4. Kepada Media mass TV/Radio dan tempat hiburan atau pusat keramaian diimbau agar menghindari aktivitas yang mengganggu kekhusyu’an ibadah Ramadhan. Semua pihak diimbau untuk mengedepankan semangat kebersamaan dengan saling menghormati sesama umat beragama dan tidak berpikir mencari keuntungan pribadi dengan mengganggu pihak lain.

Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala menolong kita untuk melaksanakan semua perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, hanya kepada Allah kita berharap dan bertawakkal. Kiranya Allah melindungi umat Islam di Indonesia dan di seluruh dunia maupun segenap umat manusia dari semua fitnah dan melimpahkan rahmat kasih sayang-Nya, Aamiin.