Pernyataan Atas Serangan Israel Ke Gaza

PERNYATAAN JAMA’AH MUSLIMIN (HIZBULLAH)
ATAS SERANGAN ISRAEL KE GAZA
PERTENGAHAN NOVEMBER 2018

Sehubungan dengan akibat serangan lsrael terhadap 160 target di Gaza, terdorong oleh kepedulian dan kewajiban terhadap nasib kaum muslimin bersama ini JAMA’AH MUSLIMIN (HIZBULLAH) menyatakan sikap sebagai berikut :

  1. Kami mengutuk keras penyerangan lsrael terhadap Gaza meskipun dengan alasan ditujukan kepada instalasi militan Hamas namun pada kenyataannya semua warga Gaza menjadi korban kerusakann yang parah bahkan jatuh korban jiwa dari kalangan sipil di Gaza. Selama ini lebih dari 1,5 juta penduduk Gaza kelaparan dan menanggung berbagai penderitaan seperti langkanya obat-obatan serta rendahnya kualitas kehidupan sosial ekonomi di tengah-tengah kondisi lingkungan alam yang sangat buruk akibat blokade Zionis lsrael. Apa yang dilakukan oleh lsrael terhadap warga Gaza sesungguhnya melanggar hukum internasional dan layak untuk diajukan sebagai kejahatan melawan
    kemanusiaan.
  2. Kami menyambut baik dilakukannya gencatan senjata dan mendorong agar hal tersebut dipermanenkan untuk menjamin berlangsungnya proses perdamaian yang signifikan di kawasan tersebut.
  3. Mendesak kepada pimpinan Negara-negara di dunia untuk menekan lsrael agar bersikap kooperatif terhadap inisiatif perdamaian di kawasan Timur Tengah dan tidak melancarkan serangan apapun ke Gaza.
  4. Menyeru umat lslam diseluruh dunia untuk bersatu-padu, merapatkan ukhuwah lslamiyah (Q.S. Ali lmran [3]: 103, Al-Hujurat [49]: 10), serta tidak sedikit pun lalai terhadap kewajiban melindungi umat lslam di Palestina dari segala bentuk kezaliman lsrael maupun pihak manapun serta menjaga kehormatan Masjidil Aqsa yang kondisinya semakin memprihatinkan karena penggalian di bawah fondasinya terus dilangsungkan dan warga Yahudi semakin sering mengganggu warga muslim yang beribadah disana.
  5. Akhirya kami mengimbau agar para korban dan keluarga mereka hendaknya menyikapi musibah ini dengan sabar dan ridho. Kami mendoakan agar yang meninggal digolongkan oleh Allah sebagai para syuhada fii sabilillah dan yang cedera segera disehatkan serta Allah menggantikan kerugian dan kerusakan yang terjadi dengan yang lebih baik aamiin.

Jakarta, 7 Rabiul Awwal 1440 H/15 November 2018
Jama’ah Muslimin(Hizbullah)
Amir Majelis Ukhuwah Pusat
ttd
H. Bustamin Utje

Beri rating artikel ini!
Tag:

Tinggalkan Balasan