Al-Fatah dan UAR Jambi Gelar Galang Dana untuk Cianjur

21

Sarolangun, Jambi, – Pasca gempa bumi berkekuatan 5,6 Skala Richter yang mengguncang Cianjur, Jawa Barat pada Senin (21/11) lalu mengundang banyak simpati termasuk aksi penggalangan dana kemanusiaan dari berbagai pihak.

Salah satunya adalah santri Pondok Pesantren (Ponpes) Hafidz Al-Fatah Sarolangun, Jambi bersama Lembaga Tanggap Darurat Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR) Korwil Jambi.

Koordinator aksi penggalangan dana, Akmalludin kepada MINA, Kamis (1/12) mengatakan aksi ini bertujuan untuk membantu mereka yang terkena dampak gempa Cianjur dan juga sekaligus melatih jiwa sosial pada santri.

“Insya Allah santri Ponpes Hafidz Al-Fatah Sarolangun, sebagaimana santri-santri Jaringan Ponpes Shuffah Hizbullah dan Madrasah Al-Fatah se-Indonesia memang rutin turun ke jalan untuk penggalangan dana sosial, baik itu bencana alam maupun solidaritas terhadap bangsa lain seperti Palestina,” ungkap Akmalludin, sebagaimana dilaporkan Kontributor MINA di Jambi, Muslimatun Zaharo.

Selain itu, tambahnya, penggalangan dana ini dimaksudkan sebagai salah satu bentuk pendidikan karakter bagi santri, agar mereka terbiasa berempati dengan penderitaan dan musibah yang menimpa orang lain.

Sementara itu, Ketua UAR Korda Sarolangun, M. Bashir mengatakan, penggalangan dana peduli Cianjur ini dilaksanakan sebagai bentuk solidaritas terhadap sesama.

“Alhamdulillah, Kami bisa melaksanakan penggalangan dana peduli Cianjur ini sebagai bentuk solidaritas terhadap saudara-saudara kita yang terkena musibah juga untuk memenuhi seruan Imaamul Muslimin, dana akan kita salurkan melalui UAR pusat,” jelasnya.

Penggalangan dana berlangsung dua hari, Rabu-Kamis (30/11-1/12) yang tersebar di beberapa titik di kota Sarolangun, yaitu lampu merah jalan Lintas Sumatera, area SPBU, dan area pasar serta pertokoan.

Aksi ini disambut antusias oleh warga sekitar Sarolangun. Sebelumnya, penggalangan dana juga telah dilakukan Ponpes Al-Fatah Rimbo Bujang dan Ponpes Tahfidz Al-Fatah Muaro Jambi.

UAR sejak awal bencana terjadi telah menurunkan puluhan personil hingga saat ini berada di lokasi ikut terlibat proses evakuasi korban dan menyalurkan bantuan yang masuk melalui UAR dari berbagai daerah. (L/mzh/B03/R1)

Mi’raj News Agency (MINA)