AWG Ajak Seluruh Elemen Jaga Keutuhan Bangsa

Kuningan, Jawa Barat, MINA – Presidium Aqsa Working Group (AWG) Nur Ikhwan Abadi, mengajak seluruh elemen di Negara Kesatuan Republik Indonesia untuk menjaga keutuhan bangsa, jangan mudah terprovokasi.

Hal ini disampaikan Nur Ikhwan pada acara Doa Bersama yang diadakan Ikatan Remaja Masjid (IRMAS) Kec. Pancalang Bersama AWG di hadapan ratusan jamaah Masjid Baiturrahim, Desa Pancalang, Kecamatan Pancalang, Kab. Kuningan, Jawa Barat, Ahad (6/6).

Menurut Nur Ikhwan yang sudah beberapa kali berada di daerah konflik untuk misi kemanusiaan ini, ukhuwah itu sangat penting,  kita di Indonesia punya peribahasa bersatu kita teguh bercerai kita runtuh.

“Di setiap tempat kami selalu sampaikan untuk menjaga keutuhan bangsa dan negara dengan saling menghargai dan tidak mudah terprovokasi dari berita-berita yang belum tentu benar,” ujarnya.

Karena, kata Nur Ikhwan, kalau sudah terjadi konflik, akan sulit bagi kita untuk hidup dengan tenang dan damai sebagaimana seperti saat ini.

“Mari kita jaga NKRI agar selalu utuh, selalu damai, sehingga kita bisa beribadah dengan tenang, kalau sudah terjadi konflik di sebuah daerah, ibadah kita tidak akan tenang, seperti  yang terjadi pada saudara kita di Palestina, jangankan untuk hal lain, untuk ibadah saja berangkat ke masjid taruhannya nyawa, karena daerah konflik,” ujar Nur Ikhwan yang pernah berada di Gaza Palestina selama hampir 5 tahun sebagai site manager pembangunan Rumah Sakit Indonesia (RSI) di sana.

Nur Ikhwan Juga menceritakan saat berada selama dua tahun di daerah konflik Myanmar,untuk pembangunan RSI yang juga diinisiasi oleh Lembaga Medical Emergency Rescue Committee (MER-C).

“Di daerah konflik tidak mengenakan, karena itu kita sesama anak bangsa harus terus menjaga keutuhan NKRI, dan tidak mudah terprovokasi.

Sementara, melalui zoom dalam sambutannya pembina AWG Imaam Yakhsyallah Mansur menyampaikan dukungannya atas kegiatan Doa Bersama untuk Palestina itu.

Beliau menyampaikan agar umat Islam dapat menjaga sholat subuh berjamaah di masjid, sebab melalui keberkahan shalat subuh berjamaah itulah maka Masjid Al-Aqsa akan terbebaskan dan kembali kepangkuan kaum muslimin dengan Izin Allah subhanahu wata’ala.

“Melalui kegiatan shalat subuh berjama’ah, dengan ridlo Allah hal itu dapat memberikan kebahagiaan bagi warga Palestina” jelasnya.

Ketua Panitia penyelenggara, Akbar Hidayatudzikri kepada MINA menyampaikan rasa syukurnya karena kegiatan bisa berjalan dengan lancar berkat semangat yang luar biasa dari panitia.

“Semoga kegiatan ini bermanfaat, membantu meringankan beban, bantu berikan semangat secara moril kepada saudara di Palestina,” katanya.

Hadir pada acara tersebut Bapak Camat dan Kepala Desa Pancalang, seluruh Kepala Desa dan Ketua DKM serta IRMAS sekecamatan Pancalang, juga hadir Babinsa Koramil Mandirancan dan Polsek Pancalang turut hadir bersama masyarakat dengan protokol kesehatan yang ketat dengan posisi duduk berjarak dan mengenakan masker.

Sumber: Mi’raj News Agency (MINA).

Beri rating artikel ini!
Tag:

Komentar ditutup.