Ratusan Ikhwan Al-Jama’ah Makmurkan I’tikaf di Masjid-Masjid

Bogor–Ikhwan-ikhwan di seluruh Wilayah Jama’ah Muslimin (Hizbullah) pada Ramadhan 1442 dapat melaksanakan sunnah Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam melaksanakan 10 hari I’tikaf di masjid.

“Alhamdulillah kita dapat melaksanakan sunnah yang asing ini sejak tahun 70-80-an” kata Imaam Yakhsyallah Mansur pada kajian tafsir Al Munir di Masjid At-Taqwa Ponpes Al-Fatah Cileungsi Bogor.

Dulu jelas Imaam, kita sangat sulit menemui masjid yang di buka untuk melaksanakan I’tikaf 10 akhir Ramadhan, hari ini alhamdulillah kita dapat lihat disetiap masjid sudah mulai marak.

Terkait I’tikaf, sebagaimana hadits yang diriwayatkan Dari ‘Aisyah RA, Rasulullah SAW bersabda, “Carilah lailatul qadar pada malam ganjil di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan.” (HR. Al-Bukhari).

Itulah mengapa Nabi Muhammad saw melakukan i’tikaf pada sepuluh hari terakhir Ramadhan, beliau melakukannya sejak datang di Madinah sampai beliau wafat, kemudian istri-istri beliau melakukan i’tikaf setelah beliau wafat. (HR. Muslim).

Terkiat itu, laporan dari para Waliyul Imaam di wilayah-wilayah menyebutkan ratusan ikhwan di Jama’ah Muslimin (Hizbullah) telah melaksanakan sunnah beri’tikaf di masjid-masjid dengan tetap menjaga protok kesehatan, demikian disampaikan pada musyarawah virtual lengkap Dewan Imaamah pada Rabu, 5/5.

Dari laporan disebutkan wilayah yang telah melaksanakan I’tikaf diantaranya Jabodetabek, jawa Barat, Jawa Tengah Selatan, Jawa Tengah Utara, Itasel, Itara, Lampung, dan yang lainnya.

Selain I’tikaf, dilaporkan sebagai upaya menghidupkan bulan Ramadha (Ihyaul Ramadhan), dilaksanakan juga berbagai kajian keislaman seperti tafsir Misbahul Munir, Fikiq I’tikaf, Hadis Arbain An Nawawi, 40 hadis tentang Al-Aqsa, kultum-kultum dan kegiatan lainnya.

Harapan Imaam, bulan Ramadhan ini dapat dengan maksimal dihidupkan dan diisi dengan berbagai kegiatan keislaman yang menghantarkan umat menjadi lebih bertaqwa kepada Allah SWT serta menguatkan kehidupan berjama’ah dengan saling menumbuhkan kepedulian sosial, kasih sayang dan berbagi diantara umat Islam. (NA)

Tag:

Komentar ditutup.