Sekjen AWG: Hari Solidaritas Internasional Momen Galang Persatuan untuk Kemerdekaan Palestina

11


Jakarta – Sekretaris Jenderal Aqsa Working Group (AWG) Subhan Amier Chaf menyampaikan Peringatan Hari Solidaritas Internasional untuk Rakyat Palestina menjadi momen negara-negara OKI dan komunitas internasional bersatu dalam menemukan solusi damai yang konkrit atas penyelesaian konflik di Palestina.

“Salah satu solusi konkrit yakni memastikan adanya persatuan, di antara negara anggota OKI, komunitas internasional dan di semua pemangku kepentingan di Palestina,” kata Subhan disela Peringatan Hari Solidaritas Internasional untuk Rakyat Palestina yang digelar Kedutaan BesarPalestina untuk Republik Indonesia di Jakarta, Selasa (29/11).

Dia menilai, tanpa persatuan, OKI tidak mampu menjadi penggerak dalam menggalang dukungan internasional untuk Palestina, termasuk mencapai cita-cita kemerdekaannya.

Hari Solidaritas Internasional untuk Rakyat Palestina sendiri dicanangkan PBB ini diperingati setiap tahun pada tanggal 29 November sejak 1978.

Subhan juga menyampaikan peringatan hari internasional tersebut menjadi dorongn agar OKI dan komunitas internasional dapat tetap fokus mendukung dan membantu hingga terwujudnya kemerdekaan bangsa Palestina dan pembebasan Al-Aqsa.

“Sangat penting Indonesia dan negara-negara di dunia, khususnya OKI dapat saling berbagi pandangan terkait mekanisme internasional yang dapat dipakai untuk meredam ketegangan di Palestina dan mewujudkan kemerdekaan di negara tersebut,” pungkasnya.

Subhan juga menjelaskan, November dipilih menjadi Bulan Solidaritas Palestina (BSP) diinisiasi AWG, karena setidaknya ada empat peristiwa penting yang diperingati oleh rakyat Palestina dan dunia.

Pertama, Deklarasi Balfour 02 November 1917. Kedua, Kematian Yasser Arafat, 11 November 2004. Ketiga, Deklarasi Palestina Merdeka, 15 November 1988. Keempat, Hari Solidaritas Palestina sedunia yg ditetapkan oleh PBB sejak 1979 setiap tanggal 29 November.

“Berdasarkan beberapa peristiwa bersejarah tersebut, AWG memilih November menjadi Bulan Solidaritas Palestina dan akan diperingati setiap tahun,” tegasnya.

Kegiatan BSP 2022 dilaksanakan secara serempak di berbagai daerah di Indonesia. Bahkan kegiatan ini pun turut digelar di Gaza, Palestina.

“Kegiatan BSP,  alhamdulillah dilakukan secara serempak di seluruh wilayah di Indonesia dan juga dilakukan di Gaza, Palestina, hari ini acara puncaknya kita laksanakan juga di Aula Buya Hamka Masjid Agung Al-Azhar Jakarta,” pungkasnya.

BSP tahun ini adalah kali kedua setelah diselenggarakan perdana pada 2021 lalu. Agenda tahunan ini bertujuan sebagai upaya mendukung perjuangan rakyat Palestina untuk merdeka dari penjajahan Zionis Israel dalam rangka pembebasan Masjid Al Aqsa. Dengan BSP, AWG juga ingin menyerukan pada seluruh elemen bangsa Indonesia untuk terus teguh pada komitmen anti penjajahan sesuai amanat UUD 1945 alinea pertama.

Pelaksanan BSP menjadi bagian dari edukasi kepada generasi muda tentang usaha-usaha pembebasan Al Aqsa dan membantu kemerdekaan Palestina.

Selain itu, BSP 2022 juga menjadi wadah untuk menyerukan penolakan kehadiran Timnas Israel pada gelaran Piala Dunia U-20 di Indonesia tahun 2023.

Aqsa Working Group (AWG) adalah lembaga kemanusiaan berbadan hukum yayasan yang didirikan pada tahun 2008 oleh lebih dari 70 organisasi internasional perwakilan berbagai negara.(L/R1/RS3)

Mi’raj News Agency (MINA)