MI Al-Fatah Cetak Generasi Pecinta Al-Qur’an

Prosesi Wisuda Tahfidz Al-Qur'an Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Fatah Al-Muhajirun pada Sabtu (12/6) di Komplek Ponpes Shuffah Hizbullah dan Madrasah AL-Fatah Al-Muhajirun, Negararatu, Natar, Lampung Selatan.

Al-Muhajirun, Lampung Selatan – Kepala Desa Negararatu, Herry Putra menyampaikan rasa bangganya kepada Ponpes Al-Fatah karena telah begitu banyak prestasi yang telah ditoreh khususnya dalam mencetak generasi-generasi pecinta Al-Qur’an.

“Saya bangga kepada Ponpes Al-Fatah,  kurang dari 27 tahun telah banyak generasi yang berprestasi” katanya dalam Haflah Tasyakur MI angkatan ke-27 oleh Ponpes Shuffah Hizbullah dan Madrasah Al-Fatah pada Sabtu (12/6) bertema “Generasi yang dirindukan Al-Qur’an”.

Saya ucapkan selamat kepada santriwan dan santriwati yang diwisuda hari ini,” tambahnya.

Rois (Kepala Sekolah) MI Al-Fatah, Sunajaya kepada MINA mengatakan, sebanyak 73 santri MI diwisuda Tahfidz Al-Qur’an dan 90 santri mengikuti Haflah Tasyakur yang diselenggarakan di Komplek Ponpes Shuffah Hizbullah dan Madrasah Al-Fatah, Al-Muhajirun, Negararatu, Natar, Lampung Selatan.
“Mudah-mudahan dengan dilaksanakan wisuda Tahfidz ini para santri yang lain, generasi di bawahnya menjadi termotivasi untuk terus semangat dalam menghafal Al-Qur’an dan belajar sungguh-sungguh,” ujarnya.
Menurut Rois, Wisuda Tahfidz Al-Qur’an tersebut memiliki beragam capaian hafalan mulai dari 1 hingga 10 Juz mulai kelas 1 sampai kelas 6 MI.

“Alhamdulillah respon dari wali santri juga positif terkait diadakan wisuda tahfidz ini,” lanjutnya.

Mudirus Shuffah, Muflihudin, Lc., dalam sambutannya berharap, santri yang wisuda hari ini bisa terus teguh menjaga dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidupnya karena Al-Qur’an adalah sumber kehidupan, manusia ibaratkan ikan, maka Al-Qur’an adalah airnya.

“Kita sebagai manusia kalau jauh dari Al-Qur’an tentu akan kebingungan, kepanasan, oleh karenanya Al-Qur’an menjadi penyejuk. Mudah-mudahan putra putri kita bisa menjadi penjaga Al-Qur’an yang bisa menjadi syafa’at kepada dirinya dan keluarganya,” harapnya.

Hadir pada acara tersebut, Bintara Bina Desa (Babinsa) Negararatu dan Rejosari, Sertu Ayatullah Komaini, Bhabinkamtibmas Negararatu, Aipda Heru Ismantoro, dan Kepala Dusun Al-Muhajirun, Ahmad kaelani, juga seluruh asatidz Ponpes Shuffah Hizbullah dan Madrasah Al-Fatah.

Sumber: Mi’raj News Agency (MINA).

Mungkin Anda juga menyukai