Sayembara Penulisan Artikel “Khilafah Sebagai Institusi Non-Politik”

Majelis Dakwah Pusat (MDP) Jama’ah Muslimin (Hizbullah) menyelenggarakan sayembara penulisan artikel populer dalam Bahasa Indonesia yang bertema “Khilafah Sebagai Institusi Non-Politik” dalam rangkaian acara Taklim Pusat Virtual 2021.

Ketua pelaksana sayembara Widi Kusnadi menjelaskan, sayembara  diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman umat untuk menggali kembali hakikat kepemimpinan Islam yang sesuai dengan Al-Qur’an dan Sunnah.

“Sayembara penulisan artikel tentang khilafah ini menjadi penting diketengahkan, sebagai penguatan kembali sekaligus menjadi dasar pijakan dan pemahaman para ikhwan dalam bergerak menyatukan umat Islam dalam satu pimpinan, muslimin kembali kepada khitthah perjuangannya, yaitu kembali kepada Khilafah Ala Minhajin Nubuwwah,” katanya, Jumat (19/2).

Widi menjelaskan, sayembara tersebut digelar mulai 20 Februari – 2 April 2021. Batas registrasi pada 20 Februari 2021 sementara Batas Pengiriman Karya Tulis 20 Maret 2021.

Naskah artikel minimal 900 kata dan maksimal 1.500 kata, diketik pada kertas ukuran A4, spasi 1,5, jenis huruf Times New Roman 12. Semua naskah dan berkas persyaratan dikirim ke alamat email lbipi.mdp@gmail.com, atau WA: 081219465465 (A.n Nur Abdillah sebagai konfirmasi).

untuk link pendaftran silahkan memalui http://bit.ly/SayembaraLBIPI2021

Berdasarkan hasil penilaian tim juri, akan ditentukan tiga finalis pada 27 Maret 2021, selanjutnya masing-masing finalis akan melakukan presentasi materi tulisan secara virtual pada 2 April 2021. Pemenang akan diumumkan pada 2 April 2021.

“Sayembara Penulisan Artikel Populer ini merupakan lomba karya tulis artikel bebas yang dapat diikuti semua kalangan ikhwan baik Umaro, Asatidz, Syubban dan para Intelektual muslimin dan muslimat di dalam Jama’ah Muslimin (Hizbullah),” jelas Widi.

Tim juri sayembara adalah Ustaz Agus Priyono, MS.(Ketua MDP), Ustaz Wahyudi KS, M.Pd., Ustaz Dr. Makmun Saleh Hafidz,  Ismet Rauf (Pemred Kantor Berita MINA), Arif Ramdhan (Dosen UIN Ar-Raniry Aceh).

Tag:

Komentar ditutup.